pengertian e commerce menurut para ahli

Kata Pengantar

Halo, selamat datang di Stempelexpress.co.id. Artikel ini akan mengulas pengertian e-commerce secara mendalam, berdasarkan perspektif para ahli terkemuka di bidang ini.

Era digital telah merevolusi cara kita berbisnis dan berbelanja. E-commerce, atau perdagangan elektronik, telah menjadi fenomena yang berkembang pesat, mengubah lanskap bisnis secara signifikan.

Untuk memahami dengan jelas konsep e-commerce, penting untuk menggali berbagai definisi dan perspektif yang ditawarkan oleh para ahli. Dalam artikel ini, kami menyajikan kompilasi pengertian e-commerce yang diambil dari sumber-sumber terkemuka di bidang teknologi dan bisnis.

Pengertian E-Commerce Menurut Para Ahli

1. Menurut Philip Kotler

Menurut Philip Kotler, pakar pemasaran global, e-commerce adalah “pembelian, penjualan, atau pertukaran produk, jasa, atau informasi melalui jaringan komputer, khususnya internet”.

2. Menurut Thomas H. Davenport

Thomas H. Davenport, pakar manajemen teknologi, mendefinisikan e-commerce sebagai “penggunaan internet, jaringan komunikasi, dan teknologi digital lainnya untuk memfasilitasi proses bisnis, seperti penjualan, pembelian, dan penyediaan layanan”.

3. Menurut Kalakota dan Whinston

Kalakota dan Whinston, penulis buku “E-Commerce: Business, Technology, Society”, menyatakan bahwa e-commerce adalah “setiap proses bisnis yang melibatkan transaksi elektronik pada jaringan komputer”.

4. Menurut Laudon dan Laudon

Laudon dan Laudon, penulis buku “Management Information Systems”, mendefinisikan e-commerce sebagai “penggunaan internet dan jaringan teknologi untuk melakukan transaksi bisnis, seperti pembelian dan penjualan barang, jasa, serta informasi”.

5. Menurut Turban, et al.

Menurut Turban, Lee, King, dan Chung, penulis buku “Electronic Commerce: A Managerial Perspective”, e-commerce adalah “pertukaran informasi secara elektronik dalam bentuk teks, gambar, suara, animasi, dan video yang melibatkan transaksi keuangan”.

6. Menurut IBM

IBM, raksasa teknologi, mendefinisikan e-commerce sebagai “aktivitas komersial yang menggunakan sistem komunikasi digital untuk memfasilitasi pertukaran informasi, produk, layanan, dan pembayaran”.

7. Menurut Gartner

Gartner, perusahaan riset dan konsultan teknologi, mendefinisikan e-commerce sebagai “proses pembelian dan penjualan barang atau jasa melalui jaringan elektronik, seperti internet”.

Pakar Definisi E-Commerce
Philip Kotler Pembelian, penjualan, atau pertukaran produk, jasa, atau informasi melalui jaringan komputer, khususnya internet
Thomas H. Davenport Penggunaan internet, jaringan komunikasi, dan teknologi digital lainnya untuk memfasilitasi proses bisnis, seperti penjualan, pembelian, dan penyediaan layanan
Kalakota dan Whinston Setiap proses bisnis yang melibatkan transaksi elektronik pada jaringan komputer
Laudon dan Laudon Penggunaan internet dan jaringan teknologi untuk melakukan transaksi bisnis, seperti pembelian dan penjualan barang, jasa, serta informasi
Turban, et al. Pertukaran informasi secara elektronik dalam bentuk teks, gambar, suara, animasi, dan video yang melibatkan transaksi keuangan
IBM Aktivitas komersial yang menggunakan sistem komunikasi digital untuk memfasilitasi pertukaran informasi, produk, layanan, dan pembayaran
Gartner Proses pembelian dan penjualan barang atau jasa melalui jaringan elektronik, seperti internet

Kelebihan E-Commerce

1. Jangkauan Pasar yang Luas

E-commerce memungkinkan bisnis untuk menjangkau pasar yang luas, melampaui batas geografis dan demografis. Internet memberikan akses ke pelanggan di seluruh dunia, meningkatkan peluang pertumbuhan dan pendapatan.

2. Biaya Operasional yang Rendah

Toko online memiliki biaya operasional yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan toko fisik. Bisnis tidak memerlukan sewa, persediaan yang luas, atau tenaga kerja tambahan, sehingga mengurangi pengeluaran secara signifikan.

3. Kenyamanan bagi Pelanggan

E-commerce menawarkan kenyamanan luar biasa bagi pelanggan. Mereka dapat berbelanja kapan saja, di mana saja, tanpa harus meninggalkan rumah atau kantor. Proses pembayaran yang mudah dan pengiriman yang cepat semakin meningkatkan kenyamanan pelanggan.

4. Personalisasi

Toko online dapat mengumpulkan data tentang preferensi dan perilaku pelanggan untuk memberikan pengalaman yang dipersonalisasi. Dengan memanfaatkan teknologi seperti rekomendasi yang dipersonalisasi dan penargetan ulang iklan, bisnis dapat meningkatkan keterlibatan pelanggan dan meningkatkan penjualan.

5. Efisiensi dalam Proses Bisnis

E-commerce menghilangkan banyak proses manual dan mengotomatiskan tugas-tugas seperti pemrosesan pesanan, manajemen inventaris, dan layanan pelanggan. Hal ini meningkatkan efisiensi dan produktivitas bisnis secara keseluruhan.

6. Peluang Inovasi

E-commerce terus menghadirkan peluang inovasi baru. Bisnis dapat mengembangkan fitur baru, model bisnis, dan produk yang unik untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dan mendorong pertumbuhan.

7. Daya Saing Global

E-commerce memungkinkan bisnis kecil dan menengah untuk bersaing secara global. Dengan mendirikan toko online, mereka dapat menjangkau pasar internasional dan meningkatkan pangsa pasar mereka.

Kekurangan E-Commerce

1. Kurangnya Interaksi Fisik

E-commerce tidak memberikan pengalaman belanja langsung yang disediakan oleh toko fisik. Pelanggan tidak dapat memeriksa produk secara langsung atau berkonsultasi dengan staf toko, yang dapat menghambat proses pengambilan keputusan.

2. Biaya Pengiriman

Biaya pengiriman dapat menjadi faktor utama dalam e-commerce. Untuk produk yang besar atau berat, biaya pengiriman bisa sangat tinggi, yang dapat membatasi pembelian pelanggan.

3. Penipuan dan Pencurian Identitas

E-commerce rentan terhadap penipuan, seperti pencurian identitas dan kartu kredit. Pelanggan mungkin merasa tidak nyaman memberikan informasi pribadi dan keuangan secara online, yang dapat memengaruhi tingkat konversi.

4. Masalah Logistik

Pengiriman dan logistik adalah aspek penting dari e-commerce. Bisnis harus memastikan bahwa produk dikirimkan dengan cepat, aman, dan tepat waktu. Masalah logistik seperti kerusakan produk dalam pengiriman dan keterlambatan pengiriman dapat berdampak negatif pada kepuasan pelanggan.

5. Persaingan Ketat

E-commerce merupakan pasar yang sangat kompetitif. Bisnis harus bekerja keras untuk menonjol dari pesaing mereka dan membangun basis pelanggan yang setia. Persaingan harga yang ketat dapat juga mengikis margin keuntungan.

6. Ketergantungan pada Teknologi

E-commerce sangat bergantung pada teknologi. Gangguan pada situs web, masalah jaringan, dan serangan siber dapat menyebabkan kerugian finansial dan kerusakan reputasi.

7. Kurangnya Privasi

Toko online mengumpulkan data tentang pelanggan untuk meningkatkan pengalaman belanja. Namun, beberapa pelanggan mungkin merasa tidak nyaman dengan tingkat pengumpulan data ini, yang dapat menimbulkan kekhawatiran privasi.

FAQ

1. Apa itu e-commerce?

E-commerce adalah pembelian, penjualan, atau pertukaran produk, jasa, atau informasi melalui jaringan komputer, khususnya internet.

2. Siapa saja ahli yang mendefinisikan e-commerce?

E-commerce telah didefinisikan oleh para ahli seperti Philip Kotler, Thomas H. Davenport, Kalakota dan Whinston, Laudon dan Laudon, Turban, et al., IBM, dan Gartner.

3. Apa saja kelebihan e-commerce?

E-commerce menawarkan kelebihan seperti jangkauan pasar yang luas, biaya operasional yang rendah, kenyamanan bagi pelanggan, personalisasi, efisiensi dalam proses bisnis, peluang inovasi, dan daya saing global.

4. Apa saja kekurangan e-commerce?

E-commerce memiliki kekurangan seperti kurangnya interaksi fisik, biaya pengiriman, penipuan dan pencurian identitas, masalah logistik, persaingan ketat, ketergantungan pada teknologi, dan kurangnya privasi.

5. Apa yang menjadi pendorong pertumbuhan e-commerce?

Pertumbuhan e-commerce didorong oleh faktor-faktor seperti meningkatnya penetrasi internet, adopsi perangkat seluler, kemajuan teknologi pembayaran, dan perubahan perilaku konsumen.

6. Apa saja tren terbaru dalam e-commerce?

Tren terbaru dalam e-commerce meliputi personalisasi, perdagangan suara, belanja sosial, otomatisasi, dan keberlanjutan.

7. Apa saran untuk bisnis yang ingin sukses dalam e-commerce?

Bisnis harus fokus pada menyediakan pengalaman pelanggan yang luar biasa, menawarkan produk dan layanan berkualitas tinggi, mengoptimal