pengertian pariwisata menurut para ahli

Halo, selamat datang di stempelexpress.co.id!

Pariwisata merupakan fenomena global yang memainkan peran penting dalam perekonomian dan masyarakat dunia. Namun, memahami definisinya yang komprehensif dapat menjadi tantangan, mengingat banyaknya perspektif dan interpretasi yang berbeda dari para ahli di bidang ini.

Artikel ini berupaya memberikan pemahaman yang mendalam tentang pengertian pariwisata menurut pandangan berbagai pakar. Kami akan mengeksplorasi definisi yang paling umum, kelebihan dan kekurangannya, serta implikasi praktisnya.

Pendahuluan

Pariwisata dapat didefinisikan sebagai kegiatan melakukan perjalanan di luar tempat kediaman seseorang untuk tujuan rekreasi, bisnis, atau alasan lainnya. Istilah ini telah berkembang seiring waktu, mencerminkan perubahan kebutuhan dan aspirasi wisatawan.

Industri pariwisata mencakup berbagai sektor, termasuk transportasi, akomodasi, makanan dan minuman, hiburan, dan belanja. Ini menyumbang persentase yang signifikan terhadap PDB global dan menciptakan lapangan kerja bagi jutaan orang di seluruh dunia.

Memahami pengertian pariwisata sangat penting untuk berbagai alasan. Ini membantu pelaku industri untuk mengembangkan strategi pemasaran yang efektif, pembuat kebijakan untuk merancang peraturan yang tepat, dan peneliti untuk memperoleh wawasan tentang tren dan dampaknya terhadap masyarakat.

Namun, mendefinisikan pariwisata secara komprehensif bisa menjadi hal yang menantang. Tidak ada satu definisi yang diterima secara universal, dan berbagai sudut pandang dapat saling bertentangan.

Untuk mengatasi hal ini, kami meninjau definisi yang diusulkan oleh para ahli terkemuka di bidang pariwisata. Dengan membandingkan dan mengontraskan pandangan mereka, kami bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas tentang konsep yang kompleks ini.

Pengertian Pariwisata Menurut Para Ahli

Definisi Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO)

Menurut Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO), pariwisata adalah “aktivitas orang-orang yang melakukan perjalanan dan tinggal di tempat di luar lingkungan normal mereka, untuk jangka waktu tidak lebih dari satu tahun terus menerus, untuk tujuan rekreasi, bisnis, atau alasan lain.”

Definisi World Travel and Tourism Council (WTTC)

World Travel and Tourism Council (WTTC) mendefinisikan pariwisata sebagai “semua aktivitas orang yang bepergian ke dan tinggal di tempat di luar lingkungan normal mereka, untuk jangka waktu tidak lebih dari satu tahun berturut-turut, untuk tujuan rekreasi, bisnis, atau alasan pribadi lainnya.”

Definisi Society of Travel and Tourism Educators (STTE)

Society of Travel and Tourism Educators (STTE) mendefinisikan pariwisata sebagai “semua kegiatan yang terkait dengan perjalanan dan tinggal orang-orang di luar tempat tinggal mereka, untuk tujuan rekreasi, bisnis, atau alasan pribadi lainnya.”

Definisi Hussein A. Issawi

Hussein A. Issawi, profesor ekonomi terkemuka, mendefinisikan pariwisata sebagai “pergerakan orang yang meninggalkan lingkungan lokal mereka untuk jangka waktu singkat dengan tujuan utama untuk kesenangan dan rekreasi.”

Definisi Erik Cohen

Erik Cohen, antropolog Israel, mendefinisikan pariwisata sebagai “bentuk kontemporer dari perjalanan yang melibatkan perjumpaan jarak jauh antara orang-orang yang tidak dikenal dari latar belakang budaya yang berbeda.”

Definisi John Tribe

John Tribe, profesor geografi, mendefinisikan pariwisata sebagai “perjalanan sementara oleh individu atau kelompok orang untuk tujuan rekreasi, bisnis, atau alasan pribadi lainnya.”

Definisi Dean MacCannell

Dean MacCannell, sosiolog Amerika, mendefinisikan pariwisata sebagai “pencarian yang disengaja untuk pengalaman yang tidak biasa dan menarik yang dilakukan di luar lingkungan lokal seseorang.”

Kelebihan dan Kekurangan Pengertian Pariwisata Menurut Para Ahli

Kelebihan

Masing-masing definisi yang disajikan di atas memiliki kelebihannya sendiri. Misalnya, definisi UNWTO bersifat komprehensif dan mencakup berbagai tujuan perjalanan.

Definisi WTTC memberikan penekanan pada jangka waktu perjalanan, yang membedakan antara wisatawan dan pelancong bisnis.

Definisi STTE mengakui pentingnya semua kegiatan yang terkait dengan perjalanan, sementara definisi Issawi menyoroti aspek rekreasi pariwisata.

Kekurangan

Namun, definisi-definisi ini juga memiliki beberapa kekurangan. Definisi UNWTO dan WTTC bergantung pada jumlah waktu yang dihabiskan di luar lingkungan seseorang, yang mungkin tidak selalu akurat.

Definisi Issawi mungkin terlalu sempit, karena tidak mencakup perjalanan untuk tujuan bisnis atau alasan pribadi lainnya.

Definisi Cohen, Tribe, dan MacCannell bersifat lebih filosofis dan mungkin sulit untuk dioperasionalkan dalam praktik.

Implikasi Praktis dari Definisi Pariwisata

Definisi pariwisata memiliki implikasi praktis yang signifikan bagi berbagai pemangku kepentingan di industri ini.

Untuk pelaku industri, definisi yang jelas sangat penting untuk mengidentifikasi pasar sasaran, mengembangkan produk dan layanan yang sesuai, serta mengukur kinerja mereka.

Bagi pembuat kebijakan, definisi yang komprehensif diperlukan untuk merumuskan peraturan yang efektif, mengalokasikan sumber daya, dan mempromosikan pertumbuhan industri yang berkelanjutan.

Bagi para peneliti, definisi yang jelas sangat penting untuk melakukan studi yang valid, membandingkan temuan, dan berkontribusi pada pemahaman kita tentang pariwisata sebagai fenomena sosial dan ekonomi.

Kesimpulan

Pengertian pariwisata menurut para ahli sangat beragam, mencerminkan kompleksitas fenomena ini. Meskipun tidak ada satu definisi yang dapat diterima secara universal, meninjau berbagai perspektif memberikan pemahaman yang komprehensif tentang konsep yang mendasarinya.

Setiap definisi memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri, dan penting untuk mempertimbangkan implikasi praktisnya ketika menerapkan definisi tersebut dalam konteks yang berbeda.

Dengan memahami nuansa definisi pariwisata, kita dapat memfasilitasi komunikasi yang lebih efektif di antara para pemangku kepentingan, mengembangkan strategi yang lebih efektif, dan memajukan penelitian yang lebih bermakna di bidang ini.

Action yang Disarankan

Untuk memanfaatkan potensi pariwisata, kami mendorong Anda untuk:

  • Memahami definisi pariwisata dan implikasinya.
  • Mengidentifikasi peluang untuk mengembangkan produk dan layanan pariwisata yang memenuhi kebutuhan wisatawan.
  • Bekerja sama dengan pemangku kepentingan lain untuk mempromosikan pertumbuhan industri yang berkelanjutan.
  • Melakukan penelitian untuk memperoleh wawasan tentang tren pariwisata dan perilaku wisatawan.
  • Mempromosikan pariwisata yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Disclaimer

Informasi yang disajikan dalam artikel ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran umum tentang pengertian pariwisata menurut para ahli. Definisi yang digunakan oleh organisasi tertentu atau dalam konteks tertentu dapat bervariasi. Pembaca disarankan untuk berkonsultasi dengan sumber terpercaya untuk memperoleh informasi terkini dan akurat tentang definisi pariwisata.